Selama memimpin Kota Solo sebagai Wali Kota, Gibran hanya bekerja efektif selama 1,5 tahun dari masa jabatannya selama 3,5 tahun. Lalu dikurangi 2 tahun karena masa pandemi Covid-19.
"Menyedihkan ya. Target pembangunan, Insya Allah selesai. Kami selesaikan satu-satu, sehingga nantinya bisa dinikmati masyarakat," ungkapnya.
Gibran meyakini banyak tokoh-tokoh yang bisa memimpin Kota Solo dan bersinergi serta melanjutkan program-programnya.
"Saya tidak punya wewenang untuk mengatur-ngatur pemimpin. Saya kan bukan siapa-siapa," sambung dia.
Ketika ditanya soal arah politiknya setelah merampungkan jabatan Wali Kota Solo, Gibran belum memiliki arah politik yang jelas.
"Arah (politik) tidak jelas. Tidak tahu (Gubernur). Kalau keputusan partai, pasti sudah ada pertimbangan. Kalau saya sendiri tidak jelas," tegas Gibran.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Depresi Berat! Ammar Zoni Trauma Dipindahkan ke Nusakambangan, Kuasa Hukum Ajukan Banding ke Dirjen PAS
Ahmad Dhani Blak-blakan: Keluarga Besar Haramkan Bertemu Maia Estianty Selamanya!
Oknum TNI Cabuli Siswi SD Berulang Kali, Sertu MB Kabur saat Diperiksa dan Resmi Jadi Buronan
Rp27,5 M untuk Sepatu Sekolah Rakyat? Gus Ipul Bongkar Fakta di Balik Harga Rp700 Ribu yang Viral