"Dan ketika ada orang lain yang bertugas, hormati yang bertugas. Begitu kira-kira. Saya selesai Kemendikbud saya tidak berkomentar lagi soal pendidikan," jelasnya.
"Saya selesai dari DKI, saya tidak berkomentar lagi soal DKI. Hormati itu, dan saya rasa etika ini kita jaga sama-sama dah," sambungnya.
Menurut Anies ini adalah hal yang lumrah dalam birokrasi, dan prinsip demokrasi. "Jangan takut dengan jabatan yang berakhir. Jangan pernah berpikir dengan perpanjangan masa jabatan, dan itu lah bagian dari demokrasi," pungkasnya.
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!