Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan, stadion berkapasitas 82 ribu penonton itu dibangun oleh anak bangsa dengan sangat teliti. Sehingga istilah 'renovasi' JIS sangatlah tidak tepat.
"Kata renovasi enggak adil. Kok renovasi sih? Renovasi artinya menyeluruh. Seakan ada masalah besar. Padahal masalah JIS, kalau pun mau disebut sebagai masalah, memang karena fasilitas transportasi publik yang belum selesai," jelasnya.
Sosok yang akrab disapa MTZ itu menegaskan, penyelenggaraan Piala Dunia U-17 adalah even penting dan membawa nama negeri. Sehingga wajib didukung semua pihak sukses.
"Jadi kalau Pemerintah Pusat mau ikut campur ini tidak masuk akal bagi saya," pungkasnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras