Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan, stadion berkapasitas 82 ribu penonton itu dibangun oleh anak bangsa dengan sangat teliti. Sehingga istilah 'renovasi' JIS sangatlah tidak tepat.
"Kata renovasi enggak adil. Kok renovasi sih? Renovasi artinya menyeluruh. Seakan ada masalah besar. Padahal masalah JIS, kalau pun mau disebut sebagai masalah, memang karena fasilitas transportasi publik yang belum selesai," jelasnya.
Sosok yang akrab disapa MTZ itu menegaskan, penyelenggaraan Piala Dunia U-17 adalah even penting dan membawa nama negeri. Sehingga wajib didukung semua pihak sukses.
"Jadi kalau Pemerintah Pusat mau ikut campur ini tidak masuk akal bagi saya," pungkasnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M