POLHUKAM.ID -Penggiat Media Sosial, Lukman Simanjuntak menyuarakan penolakannya terhadap rencana hadirnya acara berkumpul untuk Aktivis Lesibian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) se-Asean di DKI Jakarta.
Dirinya bersama masyarakat terus menyuarakan hal tersebut bukan tidak sesuai dengan nilai agama dan moril tanah air, untuk itu harus ditolak untuk ada di Indonesia.
Ia mengungkit hal-hal seperti ini perlu ketegasan tersendiri dari sejumlah pihak termasuk masyarakat. Menurutnya dalam situasi seperti ini ia merindukan organisasi masyarakat yang tegas menjunjung tinggi nilai keagamaan seperti Front Pembela Islam (FPI). Organisasi yang menjadi basis pendukung dari Habib Rizieq.
"Apakah akan dikawal Banser ? Saat-saat seperti ini, asli jadi rindu FPI," ungkapnya dengan tegas melalui akun medsosnya @hipohan, dikutip Rabu (12/7). Cuitannya mendapatkan balasan yang cukup beragam.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras