Sebab, publik mempertanyakan apakah statement negara akan selalu menghina orang lain, seperti yang kerap dilontarkan Ngabalin.
“Apakah statement negara selalu mencaci orang lain? Itu yang dipertanyakan publik,” katanya.
Advokat itu menegaskan bahwa aktor negara punya tugas yang jauh lebih besar dibandingkan aktor civil society.
Pasalnya, aktor negara tentu dibayar oleh negara.
“Negara membayar dia ratusan juta, bahkan lebih jika disatukan dengan pendapatan Ngabalin sebagai komisaris BUMN,” paparnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Wali Kota Bekasi Nyaris Kena Golok Saat Tertibkan PKL: Ini Kronologi Lengkap dan Responsnya!
PAN Usung Prabowo-Zulhas Dua Periode: Akankah Koalisi Gemuk Prabowo Pecah?
Masa Lalu Kelam Denada Tambunan Terungkap: Gonta-Ganti Pacar, Gaya Hidup Malam, dan Misteri Anak Ketiga
Video Gilcans Ambon Viral 54 Detik: Fakta Mencengangkan di Balik Sprei Hijau yang Hebohkan Medsos