"Dari korban bahwa yang melakukan (penganiayaan) orangtua murid satu orang," kata Iptu Hengky Nopianto dikutip dari unggahan akun Instagram net2netnews, Kamis (3/8/2023).
"Tetap akan kami naikkan ke LP untuk saksi-saksi akan kami lakukan pemeriksaan termasuk dengan korban. Setelah itu, lengkap mungkin akan kami lakukan penangkapan terhadap tersangka," sambungnya.
Viralnya kasus penganiayaan ini menuai beragam komentar netizen yang mengecam tindakan orangtua serta murid bersangkutan.
"Penjarakan wali muridnya, DO dan blacklist anaknya dari sekolah, biar jadi pelajaran buat yang lainnya," komentar netizen.
"Orangtuanya aja gak bener, pantes anaknya gak bener, buah jatuh gak jauh dari pohonnya," ujar yang lain.
"Anak = representasi ortu. Ada apa dengan adab dan etika belakangan ini? Katanya revolusi mental?" tanggapan lainnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Bukan Dibangun Pakai Uang Rakyat! Ini Fakta Mengejutkan di Balik Masjid Jokowi di Abu Dhabi
Bayar Utang Whoosh dengan Uang Koruptor? Ini Rencana Kontroversial Prabowo
Maxim Indonesia: Rahasia Pesan & Daftar Driver untuk Hasilkan Cuan!
Prabowo Gaspol! Whoosh Tak Cuma ke Surabaya, Tapi Diteruskan Sampai Ujung Jawa Timur