"Bahan untuk buzzer untuk mengolok-ngolok. Mereka senang mengolok-olok ulama yang lurus, ulama-ulama yang tidak mendompleng kepada penguasa," bebernya.
"Kalau ada ulama yang tidak sejalan dan tidak mendukung program pemerintah, buzzer ini panas. Tugasnya adalah mengolok-olok ulama," katanya lagi.
Ahmad Dhani yakin, penolakan UAS oleh pemerintah Singapura menjadi bahan tertawaan para ulama yang merapat ke pemerintah.
"Bahan olok-olokan buzzer untuk menertawai UAS. Saya melihat ini hanya untuk memberikan kesenangan sesaat kepada buzzer haram jadah, supaya mereka bahagia," ucap Ahmad Dhani.
Atas dasar itu, Dhani mengajak semua pendukung, semua santri UAS, semua yang hormat dan tawadduk kepada UAS, wajib untuk tidak datang ke Singapura.
"Singapura jelas-jelas mempermalukan UAS dan pemerintah Singapura memberikan bahan buat para buzzer untuk mengolok-ngolok UAS," kata Ahmad Dhani.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!