Foto dari ketinggian ini menampilkan keindahan stadion di wilayah Jakarta Utara tersebut. Sejumlah komentar muncul seiring dengan polemik mengenai kepentingan politik yang terkait dengan JIS, yang akan menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Piala Dunia U-17 pada November-Desember 2023 mendatang.
Netizen @ari_jono berpendapat jika dulu Jokowi berjanji akan membangun stadion BMW di lokasi tersebut.
Namun, setelah menjadi Presiden, Jokowi belum menyelesaikan janjinya dan proyek ini diteruskan oleh Anies.
Stadion BMW kini menjadi Stadion JIS. Seharusnya seorang pemimpin yang baik menghormati janji pendahulunya yang belum terpenuhi. Tidak perlu saling menyalahkan.
Netizen lain @asetiawan12 mengatakan, stadion ini memang luar biasa, namun sayang sekali menjadi korban permainan politik. Semoga tidak terbengkalai.
Kata netizen lainnya @riahiriani dengan kesal, meminta untuk menyudahi polemik. Dia mengatakan cukup dengan mengganti nama JIS menjadi Jokowi Internasional Stadion. Hal itu kata dia, agar Jokowi tidak perlu repot-repot mengganti atap dan rumput.
Seperti yang diketahui, JIS merupakan stadion terbesar di Indonesia dengan kapasitas mencapai 82 ribu penonton, memiliki kursi tunggal. Kapasitas ini melampaui Stadion Gelora Bung Karno yang hanya mampu menampung 77 ribu penonton.
Stadion ini mulai dibangun pada tahun 2019 dan diresmikan oleh Gubernur Anies Baswedan pada tanggal 24 Juli 2022 yang lalu.
Pendanaannya mencapai Rp4,5 triliun yang berasal dari anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Terpenting, 80 persen dari dana ini merupakan pinjaman dari pemerintah pusat melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Sumber: suara
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali