Sementara Ganjar menjelaskan risikonya sudah memilih jalan sebagai pejabat publik, mata Zinedine tak kuasa menitikkan air mata. Beberapa kali pria berusia 22 tahun itu terlihat menyeka air matanya.
Tapi alih-alih mengundang simpati, perbincangan Ganjar dan putranya itu justru panen cibiran dari netizen. Tak sedikit yang menilai konten itu hanya gimmick agar citranya sebagai bacapres menuju Pemilu 2024 terbangun.
"Blom apa-apa udah gimmick. Ciri khas calon dari Banteng," komentar salah satu netizen.
"Kuperhatikan gimmick2nya pak ganjar ini malah semakin bikin gasuka & males sama dia, gatau kenapa," tambah yang lain.
"Mantap sekali pak Ganjar di saat buzzer capres lain jualan rekam jejak program, buzzer bapak malah jualan kesedihan," cibir yang lainnya.
"Bayangin aja ketika jadi presiden, rakyat nuntut haknya malah diajak deep talk. Presiden dan rakyat nangis bersama," beber yang lain.
"Kalau mau ngobrol di grup WA keluarga aja," celetuk netizen lain.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!