Adapun pemerintah masih harus melakukan impor guna menyiapkan cadangan strategis beras.
"Kita mau memperbesar cadangan strategis beras kita, mau impor juga barangnya sulit didapatkan. Tidak seperti yang lalu-lalu, kalau dulu banyak yang nyodorin barangnya, 'pak ini dibeli pak, pak ini dibeli pak'. Sekarang mencarinya sangat sulit," terangnya.
Jokowi lantas meminta kepada civitas akademika IPB guna ikut mencari solusi dari masalah yang tengah terjadi khususnya soal krisis pangan.
Ia mau mereka bisa mendorong produktivitas pertanian. Tak hanya itu, dirinya juga sempat meminta Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo untuk ikut serta.
"Ini Pak Menteri Pertanian, yang beras tadi, diambil itu. Yang cabai gede-gede diambil berikan ke petani sebanyak-banyaknya. Barangnya jelas sekali ini," pintanya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Kabur dari Hukum! Kyai Pencabul Puluhan Santriwati di Pati Hilang Kontak, Polisi Siap Buru dan Tangkap
Dudung Bantah Keras Tuduhan Habib Rizieq Soal Jenderal Baliho & Isu Kabur ke Yaman
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!