Jangan sampai masyarakat salah terbawa mengenai jumlah utang tersebut, sebab menurut Luhut, utang itu masih terbilang kecil.
Lebih lanjut, dia mengatakan, sejumlah indikator ekonomi tanah air pun kian membaik pasca-pandemi Covid-19.
Misalnya tingkat pengangguran yang turun hingga capaian dari realisasi investasi Indonesia.
"Banyak pengamat asal bunyi, asal nyinyir, itu suruh lihatin aja data utang negara kita diskusi," katanya.
"Makanya saya kadang-kadang suka nantang datang ke mari, bawa angkamu, datamu, kita lihat siapa yang benar soal utang negara," pungkas Luhut Pandjaitan.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Investasi Strategis PT Metro Timur Indonusa: Mengapa Startup Gagal Meski Produknya Bagus?
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!