"(Kabar tersebut) hoaks," kata Hendra kepada Inilah.com saat dihubungi di Jakarta, Minggu (24/3/2024).
Ia menyebut perhelatan pilpres bukan seperti permainan judi, yang jika kalah lalu harus membayar lebih untuk hal tersebut. "Ini pilpres, bukan judi," ujarnya.
Oleh karena itu, dia meminta publik untuk berpikir dengan logis, abaikan saja kabar burung yang belum jelas faktanya. "Utamakan logika dan akal sehat. Berpikir logis adalah bentuk berterima kasih kepada Sang Pencipta dan masyarakat. 'To think is to thank', kata filsuf Martin Heidegger," tuturnya tegas.
Sebelumnya, beredar sebuah video dalam akun media sosial yang menyebut capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo saat ini sedang stres, karena harus mengembalikan dana kampanye sebesar Rp506 Miliar.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?