Meski demikian, menurutnya, Erick bukan maju sebagai capres, melainkan cawapres.
"Terlalu jauh (sebagai capres, red). Pasti sangat sulit untuk meraup posisi tersebut," ujar Ray kepada GenPI.co, Rabu (25/6).
Selain itu, Ray juga menilai rentang waktu pencapresan yang makin sempit menjadi kendala bagi menteri berlatar belakang pengusaha tersebut.
"Butuh tenaga dan modal besar untuk bisa bertarung dengan 5 capres yang memiliki elektabilitas tinggi," ucapnya.
Oleh sebab itu, menurutnya, Erick Thohir butuh kerja ekstrabesar untuk menandingi elektabilitas capres lain.
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali