"Apa pun sektornya, Indonesia terbuka. Yang terpenting bagi kami di Indonesia adalah alih kemampuan dan teknologi kepada masyarakat kami karena itulah kunci utama bagi negara berkembang untuk menjadi negara maju," kata Mendag Lutfi.
Pertemuan diawali dengan diskusi meja bundar (roundtable discussion), dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) serta Surat Minat (LoI) antara Indonesia-Swiss untuk meningkatkan hubungan dagang dan penanaman modal secara cepat dan signifikan.
Sumber: sumbar.suara.com
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!