"Dengan kondisi yang seperti itu, praktis selama beberapa hari saya tidak diizinkan oleh tim dokter untuk beraktivitas seperti biasa. Bahkan untuk sekedar mengecek kabar dan berita terkini yang rutin saya lakukan setiap pagi, saya tak diperbolehkan oleh istri. “Istirahat dan dengarkan tubuhmu dahulu, Pa,” ucapnya saat itu," kata Luhut.
Luhut mengakui sebagai seseorang yang terbiasa bekerja dan aktif berkegiatan, ia merasa bosan setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit. Namun, ia memahami bahwa sikap sang istri dan keputusan tim dokter adalah yang terbaik bagi kesehatannya.
"Saya memahami bahwa tugas dan tanggung jawab sebagai pejabat mutlak diketahui oleh publik, untuk itu saya merasa perlu untuk berbagi kabar mengenai kondisi saya," kata Luhut.
Luhut juga memutuskan menjalani pemulihan di Singapura setelah mendapat tawaran dari Senior Minister Teo Chee Hean. Langkah ini juga sekaligus untuk memungkinkan baginya menjalani pemeriksaan medis secara komprehensif.
"Setelah mendapat tawaran dari Senior Minister Teo Chee Hean, saya memutuskan menerima untuk menjalani tahap pemulihan di Singapura, sekaligus memungkinkan untuk dilaksanakan pemeriksaan medis dan evaluasi yang lebih komprehensif terkait kondisi kesehatan saya," ujar dia
Sumber: suara
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras