Ia mengaku tetap mendapatkan informasi perkembangan program program kerja Presiden Jokowi. "Kereta Cepat Jakarta-Surabaya jalan dan sudah ditandatangani," ujar Luhut.
Luhut menganggap Jokowi seperti seorang komandan yang patut didukung penuh oleh siapa pun. Alasannya, karena Luhut melihat mantan Gubernur DKI Jakarta itu masih punya karakter untuk membangun Indonesia.
Dari Singapura, Luhut juga berkomunikasi dengan para menteri terkait. Mereka juga ikut menjenguknya. "Kita butuh pemimpin berkarakter kuat, berani katakan tidak, berani katakan ya dengan alasan-alasan yang jelas.
Tanpa karakter kuat, bisa diombang-ambingkan orang," ujarnya. Meski begitu, dia belum tahu kapan bisa kembali ke Jakarta. Fokusnya saat ini menuruti omongan istrinya.
"Saya butuh istirahat dulu bersama istri saya berdua. Dia kan sudah begitu sayang sama saya, berpuluh-puluh tahun. Masa saya enggak nurut sama dia," katanya.
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Kabur dari Hukum! Kyai Pencabul Puluhan Santriwati di Pati Hilang Kontak, Polisi Siap Buru dan Tangkap
Dudung Bantah Keras Tuduhan Habib Rizieq Soal Jenderal Baliho & Isu Kabur ke Yaman
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!