Sempat menghentikan pencarian pada malam hari, pihak kepolisian Swiss kembali melakukan pencarian pada hari berikutnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari media online Swiss, 20 Minuten, awalnya dikabarkan 3 orang yang mencoba diselamatkan oleh warga setempat dari derasnya arus sungai Aere, namun sayangnya putra Ridwan Kamil yang akrab disapa Eril tak tertolong dan akhirnya menghilang terseret kencangnya arus.
Pihak kepolisian Swiss saat ini masih gencar mencari keberadaan dari Eril lewat patroli jalur darat dan air dengan mendirikan pos pengamatan diberbagai jembatan dan menelusuri segala tepian sungai.
Selain itu, pihak kepolisian mengakui cukup kesulitan mencari keberadaan Eril karena kondisi yang tak mendukung dan air sungai yang saat ini tengah keruh.
Artikel Terkait
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!