Menurut dia, upaya untuk mengantisipasi paham radikal itu eranya sudah berbeda dengan kemajuan.
"Di USM ada unit mahasiswa pengawal ideologi bangsa untuk menangkal radikalisme di kalangan mahasiswa," kata Supari.
Dia menjelaskan, ada fenomena FUCA yakni Folitly (gonjang ganjing), Unstanty (ketidaktentuan), Complecity (keruwetan hidup yang kompleks) dan Ambiguity (situasi membingungkan) di tengah masyarakat.
Oleh sebab itu, untuk menangkal juga diperlukan FUCA meliputi Fision (akidah baik), Understanding (pengetahuan), Clearary (kejelasan) dan Agelity (lincah).
"Kami juga memberikan konsultasi, jangan sampai lebih mengedepankan pencegahan, tidak memberikan sanksi," pungkas Supari.
Sumber: rmoljateng
Artikel Terkait
Kabur dari Hukum! Kyai Pencabul Puluhan Santriwati di Pati Hilang Kontak, Polisi Siap Buru dan Tangkap
Dudung Bantah Keras Tuduhan Habib Rizieq Soal Jenderal Baliho & Isu Kabur ke Yaman
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!