Ia mengatakan, metode pencarian pagi ini akan dilakukan lebih intensif, di antaranya dengan menyusuri sungai menggunakan perahu, menerbangkan drone untuk menyisir tepian sungai, serta upaya penyelaman ke dalam sungai.
Tim SAR yang dikerahkan berjumlah kurang lebih 20 orang, terdiri dari polisi sungai, bagian medis hingga pemadam kebakaran. Pencarian bakal dilakukan hingga kondisi memungkinkan.
Selain oleh Tim SAR, kata Muliaman, penyelaman juga dimungkinkan bakal turut dibantu oleh masyarakat. Pasalnya, pada akhir pekan kunjungan ke sungai tersebut akan lebih ramai. Harapannya, probabilitas pencarian diharapakan bisa lebih baik.
"Hari Sabtu dan Minggu ini probabilitasnya lebih tinggi," katanya merujuk informasi dari Tim SAR setempat.
Diketahui, Eril hilang di Swiss, saat sedang berenang di Sungai Aaree, Bern, Swiss bersama adik dan kawannya Kamis (26/5/2022) pukul 09.40 waktu Swiss.
Informasi tersebut dibenarkan oleh perwakilan pihak keluarga Ridwan Kamil yang diwakilkan oleh adik kandungnya Elpi Nazmuzaman, dalam keterangan tertulisnya, Jumat.
"Bahwa benar anak pertama kakak kami, Ridwan Kamil, yang bernama Emmeril Khan Mumtadz atau biasa dipanggil Eril mengalami musibah di Bern, Swiss pada 26 Mei 2022 siang hari waktu Swiss," demikian pernyataan Elpi Nazmuzaman.
Sumber: jabar.suara.com
Artikel Terkait
Pertemuan Rahasia di Solo: Pengamat Bongkar Alasan Sebenarnya Wasekjen Demokrat Temui Jokowi
Rieke Diah Pitaloka Bongkar Data BPJS: Benarkah Separuh Rakyat Indonesia Miskin?
Wali Kota Bekasi Nyaris Kena Golok Saat Tertibkan PKL: Ini Kronologi Lengkap dan Responsnya!
PAN Usung Prabowo-Zulhas Dua Periode: Akankah Koalisi Gemuk Prabowo Pecah?