“Saya melihatnya semuanya masih saling mendekati, menjajaki satu sama lain, terkait kemungkinan-kemungkinan koalisi yang akan dibentuk para partai politik saat ini semuanya masih dinamis masih cair,” kata Ujang, Minggu (26/6/2022).
Kendati demikian Ujang mengaku pertemuan politik antara Partai Gerindra dan Demokrat sangat baik. Karena selain PDIP, menurut Ujang, partai lain membutuhkan koalisi untuk bisa maju ke Pilpres 2024.
“Artinya Prabowo-AHY maupun partai lain butuh bersekutu, berkoalisi untuk membangun kesepahaman bersama-sama untuk bisa membangun koalisi di 2024, karena ketika mereka tidak bergabung ya tidak bisa mengusung capres cawapresnya. Oleh karena itu saya melihatnya pertemuan AHY-Prabowo menjajaki saja segala kemungkinan yang terjadi,” jelasnya.
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?