POLHUKAM.ID - Unjuk rasa hingga seruan boikot aplikasi Grab meluas hingga ke Kota Medan, Sumatera Utara. Aksi ini dilakukan buntut dari pernyataan istri CEO Grab Anthony Than, Chloe Tong di media sosial yang dianggap bernada dukungan terhadap Israel.
Hari ini, massa mengatasnamakan Masyarakat Kota Medan Peduli Palestina (MKMPP) menggelar unjuk rasa di Kantor Grab Kota Medan untuk meminta Chloe Tong bertanggung jawab dan meminta maaf secara terbuka.
"Fatwa MUI menyerukan masyarakat untuk memboikot produk-produk yang pro-Israel. Tapi istri CEO Grab malah pro-Israel,” ujar Ketua Aksi MKMPP, Rahmat Kristian saat berorasi di Kantor Grab Medan, Jumat (17/11).
Namun sayang, massa gagal bertemu manajemen Grab Medan lantaran kantor tutup sejak Jumat pagi.
"Kami akan melakukan aksi lanjutan dan kembali datang ke sini sampai tuntutan kami dipenuhi,” tegas Rahmat.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras