Oleh sebab itu, Sarbini mendesak agar Indonesia secepatnya menarik Israel ke Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) atas serangannya terhadap aset sipil.
"Indonesia harus simpatik dan marah melihat itu, sehingga penarikan Israel ke ICC harus diproses lebih lanjut," tegasnya.
Lebih lanjut, Sarbini menyarankan Indonesia melakukan kebijakan pararel. Di satu sisi tetap mengupayakan negosiasi perdamaian dengan negara-negara pemegang hak veto di Dewan Keamanan PBB. Di sisi lain, Indonesia juga harus bergerak membawa Israel ke ICC.
"Itukan harus paralel, di satu sisi kita terus melakukan lobi-lobi dengan Big Five untuk membuat gencatan-gencatan senjata. Di sisi yang lain kita juga harus memerangi Israel dan menyeretnya ke ICC," pungkasnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Bus Jemaah Umrah Indonesia Terbakar di Madinah, Begini Kronologi Selamatnya 24 WNI
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi