"Inilah Indonesia, terlepas dari kekerasan yang terjadi, kami tidak mengakui Israel sebagai sebuah negara dan setiap upaya untuk mengibarkan bendera mereka melanggar hukum nasional," jelasnya.
Dikatakan, polisi akan menyelidiki kasus tersebut dan menjebloskan para pelaku kekerasan ke penjara.
"Polisi sekarang sedang menyelidiki ini, mereka akan dijebloskan ke penjara," katanya.
Lain lagi dengan komentar Artificial Rose @fake_redrose. Menurutnya, para pelaku adalah kelompok Islamofobia.
"Mereka adalah kelompok Islamofobia yang mendukung Zionis di Indonesia. Mereka menganggap pendukung Palestina adalah radikal," terangnya.
Dia juga mengatakan, para pendukung Zionis itu juga membakar ambulans dan bertindak seperti zionis.
Sumber: harianmassa
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras