Menurutnya, niat utama para relawan berkontribusi secara langsung membantu orang-orang tidak berdosa yang menjadi korban konflik di Palestina adalah semata mengharapkan ridha Allah.
"Rata-rata alasannya sama dengan saya, merasa terpanggil karena kemanusiaannya. Menurut kami, ibadah tertinggi itu adalah membantu, menolong sesama makhluk Tuhan. Saya orang pertama yang akan berangkat. Saya tidak mau mengajak orang kalau saya sendiri tidak ikut, tinggal di rumah. Kita ini pejuang kemanusiaan," tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, orang-orang yang telah mendaftar dan dinyatakan lulus, tidak langsung dikirimkan sebagai relawan ke Gaza. Mereka terlebih dahulu akan diberikan pembekalan selama satu bulan sebelum keberangkatan.
"Yang pasti kriteria utamanya punya sifat kemanusiaan yang tinggi, sifat menolong yang luar biasa. Setelah itu, keahlian mereka ini apa, nanti di sana bisa kita arahkan. Karena yang dibutuhkan di sana sekarang adalah relawan-relawan. Mungkin kalau donasi makanan sudah banyak di sana," tuturnya
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras