Sementara Mahfud MD, sambung Yusuf Blegur, sebagai Wacapres dianggap tidak memiliki kapasitas. “Pak Mahfud MD seperti sosok yang mengalami “split personal” dan cenderung “safety poster”.
Dia sering bicara distorsi kekuasaan namun seiring itu ia menikmati keberadaannya di dalam sistem. Publik masih ingat statemen Mahfud MD yang menegaskan bahwasanya Malaikat sekalipun masuk dalam sistem di Indonesia jadi iblis,” jelasnya.
Baca Juga: Liverpool Superior, Tumbangkan West Ham dengan Skor Telak 5-1 di Perempat Final Carabao Cup
Yusuf mengungkapkan, namun sesering kebobrokan sistem politik, ekonomi dan hukum di Indonesia, Mahfud MD tetap nyaman menikmati kekuasaan dalam pemerintahan rezim Jokowi. Oleh karenanya secara etika dan moral serta komitmen terhadap perubahan dan upaya perbaikan hidup rakyat, negara dan bangsa Indonesia, hanya Gus Imin yang memiliki kelayakan dan kepantasan itu.
Berpengalaman
Latar belakang Gibran Rakabuming sebagai Walikota Solo dan pelaku usaha membuat Cawapres Prabowo Subianto diuntungkan dalam debat bertemakan ekonomi.
"Hanya cawapres nomor urut dua yang menjadi penguasa atau praktisi bisnis, dan juga berpengalaman sebagai kepala daerah," kata Ekonom Konstitusi, Defiyan, Selasa (19/12/2023).
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: paradapos.com
Artikel Terkait
Viral! Alas Seprei Bunga di Video KKN Lombok Timur 13 Menit, Ini Fakta yang Terungkap
BPJPH Buka Suara: Daging Babi & Alkohol Boleh Dijual, Asal Patuhi Aturan Ini!
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!