polhukam.id - Segmen debat capres memanas setelah Gibran Rakabuming Raka, cawapres nomor urut 2 sampaikan soal pentingnya IKN untuk salah satu pembangunan ekonomi negara dan pemerataan pembangunan.
Hal ini ditanggapi oleh Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, cawapres nomor urut 1 yang menyampaikan kepentingan mana yang mestinya menjadi prioritas.
Bukan kepentingan infrastruktur ataupun SDM. Namun, kepentingan dalam membaca skala prioritas lah yang lebih penting.
Baca Juga: Tampil Beda! Ganjar-Mahfud Kenakan Baju Adat di Debat Cawapres
Di mana Cak Imin menyampaikan bahwa dana 3% saja dari IKN dapat membangun jalan dan sekolah di seluruh Kalimantan.
Hal ini akhirnya dibantah balik oleh Gibran yang singgung jika Cak Imin tidak konsisten. Di mana awalnya Cak Imin menyetujui pembangunan IKN dan ikut potong tumpeng bersama di IKN.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras