Erupsi pertama ini tercatat dalam seismograf dengan amplitudo maksimum 37 mm dan durasi 214 detik.
Tidak lama setelahnya, erupsi kedua terjadi sekitar pukul 07.00 WITA.
Ketinggian kolom letusan abu vulkanik pada erupsi kedua juga mencapai sekitar 1000 meter
di atas puncak Gunung Lewotobi Laki-laki dengan warna abu yang berubah menjadi putih hingga kelabu dan intensitas tebal ke arah barat laut.
Baca Juga: Tujuh Aktris Indonesia Tercantik Sepanjang Masa, Nomor 6 Jarang Terlihat
Erupsi kedua ini tercatat dalam seismograf dengan amplitudo maksimum 37 mm dan durasi 268 detik.
PVMBG segera merespons dengan memberikan himbauan kepada masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki laki.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras