"Indonesia merupakan negara pengekspor utama gula palma di dunia dengan nilai ekspor produk berbahan dasar nira kelapa/gula aren/gula siwalan mencapai 36,5 ribu ton dengan nilai US$49,3 juta pada 2019, dan meningkat menjadi 39,4 ribu ton dengan nilai US$63,5 juta di tahun 2020," ujar Reni.
Kerja sama antara LPEI dan Ditjen IKMA Kemenperin meliputi program penyediaan dan pertukaran data dan informasi terkait IKM yang berorientasi ekspor, serta sosialisasi dan implementasi dalam hal fasilitasi pembiayaan, penjaminan, dan asuransi. Selain itu, juga dilakukan penyediaan jasa konsultasi terhadap IKM berorientasi ekspor, seperti pelatihan, bimbingan teknis, promosi, dan pendampingan, serta kerja sama lain.
"Kami akan bersama-sama menetapkan rencana kerja dan program kerja sama atas potensi pembiayaan, penjaminan, asuransi, dan jasa konsultasi bagi IKM berorientasi ekspor pada komoditas unggulan lainnya di Indonesia," kata Rijani.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Kabur dari Hukum! Kyai Pencabul Puluhan Santriwati di Pati Hilang Kontak, Polisi Siap Buru dan Tangkap
Dudung Bantah Keras Tuduhan Habib Rizieq Soal Jenderal Baliho & Isu Kabur ke Yaman
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!