"Sekarang, setelah sukses urus baliho Jenderal Dudung sibuk ngurusi migor, dengan sigap, Dudung datang ke Pasar Kramat Jati," kata Khozinudin dikutip Polhukam.id.
"Sejak kapan Menko Marives jadi atasan Dudung? Bukankah atasan Dudung Panglima TNI? Kenapa Dudung terkesan cari panggung sendiri?," tanyanya.
Ia mempertanyakan apakah berdasarkan temuannya di Pasar Kramat Jati jika ada pedagang yang menjual migor di atas harga eceran tertinggi (HET) lalu akan menghukum pedagang nakal itu?
"Entahlah, apa yang akan dilakukan Dudung setelah tahu ada pedagang yang menjual harga diatas HET. Apakah akan dihukum push up," pungkasnya.
Menurutnya, negara ini seperti dikelola oleh preman, tentara dikerahkan untuk menakut-nakuti rakyat.
Artikel Terkait
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Model Andalan untuk Mudik Lebaran
Target Gila Hyundai di IIMS 2026: Serbu 2000+ Unit dengan Strategi Ramadan & Mobil Mudik Terlengkap!
Hyundai Targetkan 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Deretan Mobil Andalan untuk Mudik Lebaran!
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini 6 Model Andalan untuk Mudik Lebaran