Pesawat ini mampu membawa beragam rudal, pesawat Rafale dapat melakukan banyak misi antara lain pengintaian, serangan darat, pengeboman taktis.
Menariknya harga yang diboyong Indonesia untuk mendapatkan jet tempur ini dianggap sangat mahal, menurut situs berita Vietnam.
Dikutip dari situs berita Vietnam Anninhthudo.vn, total nilai kontrak 42 unit Rafale tersebut di angka 8,1 miliar dollar AS (Rp116,19 triliun).
Menurut situs berita Vietnam tersebut harga yang dibayarkan Indonesia tergolong sangat tinggi.
Bentuk pembayaran yang harus dilakukan oleh pihak Indonesia dengan cara dicicil.
Pada tahun 2022, Indonesia harus membayar 1,1 miliar dollar AS untuk enam pesawat yang telah dikirimkan, atau 183 juta dollar AS per pesawat.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: zonajakarta.com
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!