"Aku gak pernah ngomongin politik, tapi kayaknya dari segi dokter anak bisa berkomentar tentang pentingnya regulasi emosi pada anak," tulis akun @mestyariotedjo, dikutip polhukam.id dari akun X.
Sebagai dokter anak, Mesty Ariotedjo berpendapat bahwa seorang pemimpin harus bisa mengelola emosi dengan baik.
Seorang pemimpin harusnya tak mudah tantrum agar bisa memecahkan masalah dengan lebih baik.
"Karena studinya orang yang mampu meregulasi emosi dapat memecahkan masalah dengan lebih baik," lanjutnya.
Kemudian Mesty Ariotedjo juga menyinggung masalah pemimpin yang tak bisa meregulasi emosi hingga mengatakan hal yang tak pantas seperti 'g*blok' dan 'ndasmu' (kepalamu).
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: paradapos.com
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras