Sri Mulyani memberikan peringatan mengenai dampak emosi dalam pengambilan keputusan, terutama dalam konteks kepemimpinan negara.
Baca Juga: Korea Selatan resmi melarang perdagangan Anjing, Bagaimana dengan Indonesia?
Lebih lanjut, Sri Mulyani mengungkapkan bahwa orang yang mudah diprovokasi emosi rentan terjebak dalam berbagai sentimen, seperti suku, agama, ras, nasionalisme, dan ketidakadilan.
"Mengilk emosi itu gampang banget. Entah karena sentimen apa pun, ini manusia kayaknya labil banget sih," ucapnya.
Dalam konteks pemilu, Sri Mulyani memberikan pesan kepada warga negara untuk menggunakan hak pilih mereka dengan rasionalitas.
"Anda boleh berbeda pilihan siapa saja yang Anda pilih, that's really your hak sebagai warga negara. Tapi gunakan secara rasional, baca data, baca statement, lihat dan pilih," tegasnya.
Baca Juga: Sungguh mengkhawatirkan, Indonesia menjadi negara pengguna Vape terbanyak di dunia
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bisnisbandung.com
Artikel Terkait
Purbaya Ngamuk ke BPJS: Penonaktifan Massal Peserta BPJS Dinilai Konyol dan Rugikan Negara, Ini Dampaknya!
Video Viral Winda Can: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Jebakan yang Harus Diwaspadai
Pertemuan Rahasia di Solo: Pengamat Bongkar Alasan Sebenarnya Wasekjen Demokrat Temui Jokowi
Rieke Diah Pitaloka Bongkar Data BPJS: Benarkah Separuh Rakyat Indonesia Miskin?