Sri Mulyani memberikan peringatan mengenai dampak emosi dalam pengambilan keputusan, terutama dalam konteks kepemimpinan negara.
Baca Juga: Korea Selatan resmi melarang perdagangan Anjing, Bagaimana dengan Indonesia?
Lebih lanjut, Sri Mulyani mengungkapkan bahwa orang yang mudah diprovokasi emosi rentan terjebak dalam berbagai sentimen, seperti suku, agama, ras, nasionalisme, dan ketidakadilan.
"Mengilk emosi itu gampang banget. Entah karena sentimen apa pun, ini manusia kayaknya labil banget sih," ucapnya.
Dalam konteks pemilu, Sri Mulyani memberikan pesan kepada warga negara untuk menggunakan hak pilih mereka dengan rasionalitas.
"Anda boleh berbeda pilihan siapa saja yang Anda pilih, that's really your hak sebagai warga negara. Tapi gunakan secara rasional, baca data, baca statement, lihat dan pilih," tegasnya.
Baca Juga: Sungguh mengkhawatirkan, Indonesia menjadi negara pengguna Vape terbanyak di dunia
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bisnisbandung.com
Artikel Terkait
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan