"Kita tahu bahwa selain kita memberikan pelayanan kemudahan yang tentunya akan terus kami perbaiki dan perkuat di bidang kepabeanan dan juga di Cukai," ujar Askolani dalam media briefing DJBC dengan tema Utilisasi Fasilitas Kepabeanan dan Cukai untuk Mendorong Ekspor Nasional, Kamis (2/6/2022).
Menurutnya, dengan terjadinya peningkatan ekspor yang signifikan, hal itu akan menjadi salah satu sumber dari pertumbuhan ekonomi Indonesia. Askolani mengungkapkan, dengan adanya fasilitas KITE IKM kepada UKM, pada tahun 2017 nilai ekspor mencapai USD3,1 juta dan di tahun 2021 mengalami peningkatan ekspor menjadi USD43 juta.
"Seperti yang kita tahu (sebelum pandemi Covid-19) peningkatan ekspor 10 persen, juga mendorong daripada pertumbuhan ekonomi kita yang saat ini semakin meningkat mencapai di atas 4 persen, dan harapan kita bisa 5 persen 2022, dan 2023 bisa meningkat lebih tinggi lagi," kata Askolani.
"Ini menjadi manfaat nyata dari pemberian fasilitas dan pengembangan wilayah seperti KITE dan lainnya. Selain mendukung ekspor, yang menjadi catatan kita bahwa daerah-daerah fasilitas itu juga mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing, misalnya di wilayah Cikarang, Purwakarta, Bogor, Tangerang itu menyerap tenaga kerja yang sangat banyak dan sangat masif di wilayah masing-masing," tambahnya.
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali