"Apa pak yang bisa deliver, gimana kita bisa percaya, apa rekam jejaknya, apa program nya,"tambahnya lagi.
"Ga usah sampe bawa-bawa mimpi, tangis-tangisin sampe berantem sama tetangga siapa yang jadi pemimpin." ujarnya lagi.
Pandangan Najwa Shihab tersebut mengacu pada pemikiran yang sederhana bahwa memilih pemimpin itu tak usah dibuat ribet dan pusing atau hingga ribut dengan orang lain.
Terkadang diantara kita banyak yang mengorbankan persaudaraan dan persahabatan karena ribut berbeda pandangan politik dalam pemilihan calon pemimpin negara hingga melupakan ikatan persaudaraan atau persahabatan.
Hal itu dinilai keliru oleh sosok jurnalis ini, bahwa pengalamanya selama 20 tahun menjadi seorang jurnalis dan meliput Pemilu membuatnya sadar bahwa pilihan politik kita tak perlu dibawa hingga baper.
Namun kebalikannya, kita masyarakat harus santai dan memilih pemimpin secara simpel saja, ialah dengan cara melihat rekam jejak, serta program-programnya ke depan.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jember.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Kabur dari Hukum! Kyai Pencabul Puluhan Santriwati di Pati Hilang Kontak, Polisi Siap Buru dan Tangkap
Dudung Bantah Keras Tuduhan Habib Rizieq Soal Jenderal Baliho & Isu Kabur ke Yaman
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!