JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com–Penampilan Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, dalam debat yang berlangsung Minggu (22/1/) malam menuai kecaman.
Putra Presiden Jokowi itu berkali-kali menyerang dua rivalnya, yakni Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan Mahfud MD, dengan sindiran dan gesture yang melecehkan.
Ketua Forum Masyarakat Santri Nusantara (FormasNU), Ahmad Rauf, menilai sebagai orang Jawa, apa yang diperlihatkan Gibran sudah melampaui batas.
“Penampilan Gibran itu offside, dalam bahasa pesantrennya suul adab. Kalau istilah orang Jawa itu kurang punya unggah-ungguh atau tata krama bagaimana menghormati orang yang lebih tua,” kata Ahmad Rauf dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/1).
Baca Juga: Debat Cawapres: Pengamat Bilang Penampilan Gibran Buruk dan Bisa Ditinggalkan Pemilih
Meski demikian, Gus Rauf meyakini tindakan Gibran tak mencerminkan sikap anak-anak muda kebanyakan. “Milenial kita secara umum masih menjunjung tinggi etika dan nilai-nilai kesopanan,” ucapnya.
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali