Kabupaten ini memiliki potensi besar pada bidang industrialisasi, karena menjadi daerah penyangga ibu kota Jawa Timur.
Banyak wilayahnya yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai pusat industri.
Akibatnya, berdiri pabrik-pabrik besar yang terafiliasi dengan perusahaan luar negeri.
Dengan potensi yang besar itu, tentu menjadi bekal bagi pemerintah daerah untuk berkembang pesat.
Namun, apa yang mendasari nama kabupaten tersebut bisa hilang dari peta?
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan