Kabupaten ini memiliki potensi besar pada bidang industrialisasi, karena menjadi daerah penyangga ibu kota Jawa Timur.
Banyak wilayahnya yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai pusat industri.
Akibatnya, berdiri pabrik-pabrik besar yang terafiliasi dengan perusahaan luar negeri.
Dengan potensi yang besar itu, tentu menjadi bekal bagi pemerintah daerah untuk berkembang pesat.
Namun, apa yang mendasari nama kabupaten tersebut bisa hilang dari peta?
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras