POLHUKAM.ID - Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono membantah bahwa video yang tersebar di media sosial terkait redenominasi rupiah adalah bohong atau hoaks.
"Video hoax di atas dan beberapa unggahan serupa sudah beberapa kali muncul dan kali ini dihangatkan kembali khususnya lewat WA Group," kata Erwin saat dihubungi Tribunnews, Sabtu (30/3/2024).
Dikatakan Erwin, video terkait redenominasi yang beredar tersebut, dipastikan bukan bersumber dari Bank Indonesia. Bahkan, visual uang yang ditampilkan dalam video tersebut dapat dipastikan bukan uang Rupiah resmi yang diedarkan oleh Bank Indonesia.
"Kami sudah beberapa kali membuat bantahan juga," imbuh Erwin menegaskan.
Menurut Erwin, implementasi redenominasi masih perlu melihat momentum yang tepat dan belum akan dilakukan dalam waktu dekat.
Terlebih, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan terkait redenominasi yaitu kondisi makroekonomi sedang bagus, kondisi moneter dan sistem keuangan yang stabil, serta kondisi sosial politik yang kondusif.
Artikel Terkait
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!