Dia menyebutkan, setelah Projo, tidak tertutup kemungkinan akan lahir organisasi yang mendukung tokoh politik lainnya.
"Namanya pro, nanti ada Projun juga, ada Projo, ada Progan, ProBuPuan, boleh-boleh juga. Jadi, silakan saja, enggak ada masalah mau ProJo ke A atau ke B," pungkas Junimart.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!