Seperti diketahui, sejumlah elite PDIP menyerang Ganjar akibat dinilai terlalu ambisius ingin mencalonkan diri menjadi calon presiden pada Pilpres 2024.
"Kira-kira, kalau tidak dapat restu dari Megawati, apakah mereka akan melakukan hal seperti ini? Rasanya barang kali tidak," ujarnya dilansir dari kanal YouTube Refly Harun, Senin (6/6).
Menurut Refly, calon presiden dari PDIP sangat berkaitan dengan masa depan partai berlogo banteng itu. "Kalau PDIP menghendaki Ganjar, seharusnya didukung. Namun, hingga hari ini, elite PDIP dan Megawati tidak menghendaki Ganjar," ungkapnya.
Refly mengatakan, penolakan itu membuat para elite PDIP ramai-ramai menggebuki Ganjar Pranowo, termasuk menyebut sang gubernur tak memiliki prestasi selama menjabat. Namun, Refly meragukan klaim dari para elite PDIP itu.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras