"Kita boleh mengungkapkan pendapat kita di media sosial maupun media mainstream, tapi kita harus bijak," kata Sandiaga dikutip dari Antara.
Sandiaga menuturkan rencana kenaikan harga tiket merupakan salah satu langkah untuk menjaga Candi Borobudur sebagai ikon sejarah Indonesia.
"Borobudur merupakan ikon dari sejarah, kita harus betul-betul menjaga sebagai bagian dari keutuhan kesatuan dan keutuhan," ujarnya.
Meski demikian, Sandiaga memastikan kritik dari masyarakat terkait harga tiket yang dianggap terlalu mahal akan dipertimbangkan kembali oleh pemerintah.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras