"Sehingga bila ada yang melakukan aksi mengatasnamakan Front Persaudaraan Islam, maka dapat dipastikan adalah aksi fiktif dan palsu," demikian yang tertulis pada siaran pers DPP FPI, dikutip Selasa (7/6).
DPP FPI mengakui adanya undangan aksi yang tersebar di media sosial beberapa waktu sebelumnya, namun undangan itu menggunakan kop surat FPI yang dipalsukan dan tidak dibubuhkan tanda tangan maupun stempel dengan mengatasnamakan M. Fahril sebagai koordinator aksi.
"DPP FPI sejak berdiri hingga saat ini tidak pernah terlibat dalam aksi mendukung capres 2024 manapun dan DPP FPI hingga saat ini belum menentukan sikap apapun terkait capres 2024," lanjut pernyataan itu.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras