Kritik Megawati ini sebenarnya tak hanya diarahkan ke Polri dan KPK. Jari telunjuk Megawati, sepertinya sedang diarahkan ke Presiden Jokowi. Kita semua tahu bahwa KPK independen dan bukan berada di bawah Presiden. Sedangkan Polri adalah bagian dari pemerintahan yang juga bertanggung jawab kepada Presiden.
Namun jari telunjuk Megawati terasa tegas menunjuk Jokowi. Hubungan keduanya sebelum Pemilu 2024 hingga kini melebar jauh. Dimulai saat Jokowi mengizinkan Gibran berpasangan dengan Prabowo Subianto untuk berkontestasi di Pilpres 2024.
Jagoan PDIP yakni Ganjar Pranowo-Mahfud MD kalah telah dan hanya memperoleh 16,8 persen suara. Suara PDIP juga anjlok tajam.
Sebagai warga bangsa, kita wajib hormati seluruh proses hukum yang sedang diselenggarakan aparat penegak hukum. Tidak boleh ada perintangan atau menggagalkan proses hukum. Hukum adalah panglima tertinggi bagi terwujudnya keadilan.
Pisahkan antara kepentingan politik dengan hukum. Itu berlaku bagi siapapun, termasuk Presiden yang menjabat maupun kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Biarkan proses hukum berjalan dan bukti lah yang akan menentukan seseorang bersalah atau tidak.
Presiden Jokowi yang dituding menggunakan kekuasaan terhadap proses hukum kader PDIP, harus tegas memisahkan kekuasaan eksekutif dan yudikatif. Tak ada cawe-cawe hukum atau menggunakan hukum untuk tujuan politik.
Penegak hukum yang dituduh Megawati terkesan membidik ke kader partainya, harus bisa membuktikan bahwa langkah hukumnya sudah benar dan tidak ada kepentingan politik apapun. Hukum harus tegak meskipun langit runtuh sekalipun. Hukum harus ditegakkan meskipun bisa menghukum ke siapa pun yang berbuat salah
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam