Pertemuan tersebut dengan WNI di vatikan tersebut diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Vatikan.
Yaqut menjelaskan bahwa Kemenag telah mencanangkan tahun 2022 sebagai Tahun Toleransi. Yaqut menekankan pentingnya toleransi terlebih tak lama lagi di tahun 2024 bertepatan dengan momentum politik.
“Kita ingin menjadikan Indonesia sebagai barometer kehidupan keberagamaan yang rukun dan harmoni dalam keberagaman, serta masyarakatnya toleran dan saling menghargai perbedaan,” pesannya.
Yaqut pun menegaskan bahwa Kemenag hadir untuk melayani semua agama tanpa adanya diskriminasi.
“Kementerian Agama bertugas melayani umat dari semua agama. Tidak ada diskriminasi. Kita harus saling hormat-menghormati antarsesama pemeluk agama, serta saling menghormati mereka yang berbeda keyakinan,” tandasnya.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
17 Hari Tanpa Makan: Eksperimen Puasa Air Ekstrem & Perubahan Tubuh yang Mengejutkan!
DPR Bongkar Masalah Serius di Balik Program Makan Gratis: Dapur MBG Ternyata Belum Halal!
Purbaya Ngamuk ke BPJS: Penonaktifan Massal Peserta BPJS Dinilai Konyol dan Rugikan Negara, Ini Dampaknya!
Video Viral Winda Can: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Jebakan yang Harus Diwaspadai