Pertemuan tersebut dengan WNI di vatikan tersebut diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Vatikan.
Yaqut menjelaskan bahwa Kemenag telah mencanangkan tahun 2022 sebagai Tahun Toleransi. Yaqut menekankan pentingnya toleransi terlebih tak lama lagi di tahun 2024 bertepatan dengan momentum politik.
“Kita ingin menjadikan Indonesia sebagai barometer kehidupan keberagamaan yang rukun dan harmoni dalam keberagaman, serta masyarakatnya toleran dan saling menghargai perbedaan,” pesannya.
Yaqut pun menegaskan bahwa Kemenag hadir untuk melayani semua agama tanpa adanya diskriminasi.
“Kementerian Agama bertugas melayani umat dari semua agama. Tidak ada diskriminasi. Kita harus saling hormat-menghormati antarsesama pemeluk agama, serta saling menghormati mereka yang berbeda keyakinan,” tandasnya.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras