Pertemuan tersebut dengan WNI di vatikan tersebut diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Vatikan.
Yaqut menjelaskan bahwa Kemenag telah mencanangkan tahun 2022 sebagai Tahun Toleransi. Yaqut menekankan pentingnya toleransi terlebih tak lama lagi di tahun 2024 bertepatan dengan momentum politik.
“Kita ingin menjadikan Indonesia sebagai barometer kehidupan keberagamaan yang rukun dan harmoni dalam keberagaman, serta masyarakatnya toleran dan saling menghargai perbedaan,” pesannya.
Yaqut pun menegaskan bahwa Kemenag hadir untuk melayani semua agama tanpa adanya diskriminasi.
“Kementerian Agama bertugas melayani umat dari semua agama. Tidak ada diskriminasi. Kita harus saling hormat-menghormati antarsesama pemeluk agama, serta saling menghormati mereka yang berbeda keyakinan,” tandasnya.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan