Optimalisasi ini dilakukan guna menghindari penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang dilakukan selama 14 hari.
"Selama 14 hari, kami periksa klinisnya, kalau 14 hari aman, ternak tersebut bebas dari PMK," kata Suharini di Jakarta, Rabu (8/6/2022).
Suharini mengatakan bahwa pihaknya bersama tim kesehatan hewan tengah melakukan pemeriksaan hewan ternak setiap harinya.
Hewan-hewan ternak yang diperiksa merupakan hewan yang baru saja dikirim dari luar Jakarta. Nantinya, hewan tersebut akan menjalani inkubasi selama 14 hari.
Dia mengatakan bahwa tempat inkubasi pun dipisah, antara hewan yang baru tiba dengan hewan yang lainnya. Hal tersebut dilakukan guna menghindari penularan PMK.
Menurutnya, optimalisasi hewan ternak tersebut dilakukan untuk menjamin ketersediaan daging di wilayah Jakarta menjelang Iduladha.
Artikel Terkait
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan