"Oleh karena itu, sejak kemarin ada pemberitaan yang cukup heboh terkait dengan wawancara beberapa saat yang lalu."
"Hari ini saya katakan bahwa itu baik, kritik dan koreksi itu baik, agar supaya gubernur dan wakil gubernur juga hati-hati di dalam bekerja termasuk juga dengan membuat statement," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (10/3/2025).
Abdullah juga meminta masyarakat memahami konteks pernyataannya yang lebih luas, yang berfokus pada tema inflasi.
"Jadi tema utamanya adalah inflasi, soal orang Islam siang berpuasa dan malam makan banyak, itu sebenarnya sebuah percontohan tapi kalau misalnya itu dianggap salah, ya tidak apa-apa, saya minta maaf kalau misalnya itu melukai," katanya.
Lebih lanjut, Abdullah menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Maluku.
"Efisiensi secara nasional berakibat cukup besar, dana transfer di 11 Kabupaten Kota termasuk di Pemerintah Provinsi, juga mengalami penurunan yang cukup tajam," tambahnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk hidup hemat, terutama selama bulan suci Ramadhan dan setelahnya.
"Mari kita berusaha untuk hidup hemat," ujarnya.
Sumber: Kompas
Artikel Terkait
Roy Suryo Cs Gugat KUHP & UU ITE ke MK: Dituduh Pencemaran Nama Baik Gara-Gara Teliti Ijazah Jokowi
Ijazah Jokowi Akhirnya Terbuka: Apa yang Ditemukan KPU dan Mengapa Bonatua Masih Penasaran?
Isi Surat Rahasia Ammar Zoni ke Prabowo: Grasi atau Rehabilitasi?
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Model Andalan untuk Mudik Lebaran