Guntur menyoroti sikap panitia yang tiba-tiba emosi dan meminta bendera itu untuk segera disingkirkan. Padahal, kelompok pendukung Anies sendiri beranggapan bendera tersebut merupakan bendera tauhid, bukan bendera milik organisasi terlarang HTI.
"Katanya itu bendera tauhid, bukan Bendera HTI, tapi kok disingkirkan? kata Guntur sambil tertawa, dikutip dari Twitter pribadinya @GunRomli, Kamis (9/6/2022).
Guntur menuturkan, para pendukung Anies biasanya menyebut orang yang takut dengan kalimat tauhid itu berasal dari kalangan iblis atau setan. Peristiwa penurunan bendera tauhid saat deklarasi Anies sebagai capres jadi alasan mengapa Guntur menuding pendukung Anies itu seperti iblis dan setan.
"Kata antum hanya setan, iblis takut pada bendera tauhid, tapi kok bendera tauhid disingkirkan dari deklarasi dukung pencapresan Anies, jadi Antum setan iblis?" tukasnya.
Lebih anehnya lagi, panitia dalam acara deklarasi Anies sebagai capres itu justru mengkait-kaitkan bendera tauhid dengan citra politik sang gubernur. Mereka khawatir keberadaan bendera tauhid dalam acara tersebut akan merusak dan memperburuk nama baik Anies Baswedan di muka umum.
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia