"Nah, jadi dengan adanya film ini lah yang memberanikan diri untuk buka suara," imbuh Joko.
Modus AF Cabuli Santri
Joko menjelaskan modus AF melakukan pelecehan seksual dengan cara menjanjikan keberkatan agar kelak melahirkan anak-anak baik.
"Modusnya adalah si pimpinan ponpes ini menjanjikan akan memberikan keberkatan di rahimnya (korban) supaya dapat melahirkan anak-anak yang akan menjadi seorang wali," ungkap Joko.
Joko menduga korban pelecehan seksual oleh ketua yayasan ponpes di Gunung Sari, Lombok Barat, mencapai puluhan orang.
Menurutnya, sebagian dari mereka menjadi korban persetubuhan dan sisanya hanya sampai pencabulan.
"Ada (korban) yang sampai persetubuhan yang dugaannya sekitar sepuluh orang dan sisanya ini cabul. Yang cabul ini mereka sudah sempat dimanipulasi, diraba, kemudian mereka menolak untuk diberikan keberkatan di rahimnya," imbuhnya.
Dosen Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram) itu mengungkapkan aksi bejat tersebut mulai dilakukan AF sejak 2016 hingga 2023.
Berdasarkan keterangan dari pihak yayasan yang dia terima, AF sudah dicopot dari jabatannya.
Joko mengatakan pihak ponpes juga sudah melakukan klarifikasi terkait dugaan pelecehan yang dilakukan oleh AF terhadap sejumlah santriwati.
Setelah para korban buka suara, dia berujar, AF mengakui perbuatannya.
"Kemudian pihak yayasan melakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan dan terduga pelaku menurut pimpinan pondok itu menyatakan mengakui perbuatannya," imbuh Joko.
Diajak ke Ruang Kelas
Joko menyebut saat AF melakukan aksinya dengan mengajak korban ke sebuah ruangan kelas. Setelah itu, AF melakukan manipulasi psikologi terhadap korban.
"Mereka ini diajak satu per satu ke dalam ruangan itu, ada proses manipulasi psikologi. Rata-rata kejadiannya malam, di atas jam 1 atau 2," ungkap Joko.
Hingga kini, sebanyak enam korban dugaan pelecehan seksual oleh AF melayangkan laporan ke Polresta Mataram.
Namun, sudah ada 20 nama yang diduga menjadi korban kebejatan AF dan diperkirakan masih akan bertambah.
"Jadi anak-anak ini, dugaan ada 20 nama yang sudah masuk," pungkasnya.
Sumber: Detik
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali