Dia mengatakan penetapan harga sebesar Rp750 ribu tersebut sudah melalui studi dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).
Alasan tersebut menimbang bahwa Borobudur sudah mengalami pengurangan ketinggian dan kerusakan selama beberapa tahun.
“Kita buat studi komprehensif dengan UNESCO dan angka itu keluar,” ucap Luhut Binsar Pandjaitan dalam rapat dengan badan anggaran DPR RI, Kamis (9/6).
Namun, rencana kenaikan harga tersebut ditunda karena adanya kritikan di tengah masyarakat yang ditujukan kepada Luhut.
“Dengan kita buka jalan tol sekarang, satu tahun akan masuk 26 juta orang,” imbuhnya.
Dalam rapat tersebut, mantan jenderal Kopasus itu pun mengungkapkan uneg-uneg kepada DPR karena sering mendapatkan kritikan.
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia