Dia mengatakan masalah di Indonesia terjadi karena tidak adanya integrasi dan holistik penanganannya.
"Gampang mengkritik, gampang ngomong seperti Borobudur, itu proses panjang bapak ibu. Jadi kesempatan saya unek-unek sedikit ini," ungkapnya.
Luhut Binsar Pandjaitan juga mengatakan, homestay di sekitar Borobudur saat ini sudah banyak terisi oleh wisatawan.
Dengan demikian, kata Luhut, penetapan tiket Borobudur sudah melalui pertimbangan dari kemungkinan tersebut.
“Selain itu juga untuk memenuhi kebutuhan revitalisasi cagar budaya,” tukas Luhut. (*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras