Dia mengatakan masalah di Indonesia terjadi karena tidak adanya integrasi dan holistik penanganannya.
"Gampang mengkritik, gampang ngomong seperti Borobudur, itu proses panjang bapak ibu. Jadi kesempatan saya unek-unek sedikit ini," ungkapnya.
Luhut Binsar Pandjaitan juga mengatakan, homestay di sekitar Borobudur saat ini sudah banyak terisi oleh wisatawan.
Dengan demikian, kata Luhut, penetapan tiket Borobudur sudah melalui pertimbangan dari kemungkinan tersebut.
“Selain itu juga untuk memenuhi kebutuhan revitalisasi cagar budaya,” tukas Luhut. (*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia