Dia mengatakan deklarasi tersebut jelas untuk menggiring opini masyarakat, dimana Anies Baswedan di-framing seolah-olah dekat dengan kelompok radikal dan ormas terlarang.
"Saya melihat bahwa deklarasi tersebut kelihatannya merupakan gerakan kelompok tertentu atau lawan politik Anies, yang ingin menjatuhkan Anies dari sejak dini. Kelihatannya seperti operasi khusus tuk hajar Anies," katanya kepada Populis.id pada Jumat (10/06/2022).
Gerakan penjegalan ini menurut Ujang menandakan bahwa genderang perang soal pencapresan sudah dimulai. Soal kelompok mananya, kata dia, kita harus investigasi dan cari tahu dulu. Namun yang pasti kelompok yang tak ingin Anies jadi capres.
"Karena tadi malam dibantah oleh Ismail Yusanto, eks Jubir HTI. Bahwa itu yang dideklarasi di hotel jelas bukan HTI. Dan FPI juga dibantah oleh FPI asli," terangnya.
Ia mencium gerakan ini mengupayakan agar apapun yang terjadi, targetnya agar Anies tak bisa nyapres. Namun demikian, itulah resiko jadi Capres, pasti akan dihajar dan dibusukkan oleh lawan politik.
Artikel Terkait
17 Hari Tanpa Makan: Eksperimen Puasa Air Ekstrem & Perubahan Tubuh yang Mengejutkan!
DPR Bongkar Masalah Serius di Balik Program Makan Gratis: Dapur MBG Ternyata Belum Halal!
Purbaya Ngamuk ke BPJS: Penonaktifan Massal Peserta BPJS Dinilai Konyol dan Rugikan Negara, Ini Dampaknya!
Video Viral Winda Can: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Jebakan yang Harus Diwaspadai